Posting Terbaru Rudoo

DARI PADA PUSING CARI KEMAUAN MEREKA ITU PENTING



===================================== Kawan, Presiden Republik Indonesia bernama JOKO WIDODO jangan membicarakan tentang orang lain punya masalah atau mengetur orang lain, sebelum mengatur dapur dapurnya sendiri.


Jikalau mengatur orang lain belarti anda harus bersihkan di samping rumah itu, karena dimata saya disamping rumahmu ada sampah banyak kawan Presiden Indonesia. Kalau memang engkau tidak mampu untuk membersihkan kotoran, kasih kebebasan bagi papua barat supaya anda bisa mengatur dalam rumah tangga sendirinya. Kenapa saya katakan demikian, karena dari pada anda mengatur dua - duanya pasti kepala pusing maka itu yg saya tuturkan seperti begitu kawan presiden, jadi saya harap secepatnya berikan penentuan nasib sendiri bagi bangsa papua barat.

Kawan presiden disini saya menjelaskan tentang kebiasaan dalam setiap manusia terutama pejabat negara yang biasa lakukan terhadap rakyatnya sendiri itu, biar saya kenyang mereka lapar, tetapi kita mengingat dengan dua akirat yaitu bagilah terhadap sesama manusia.

Kata Nabi Yohanes Pemandi dia pernah mengatakan pada saat dia baptis orang di sungai Yordan, lalu anggota Herodes datang untuk menanya lalu dia dikatakan: cukuplah keluargamu dengan kajimu, dan siapa dia yang punya baju dua, kasih berikan pada orang yang tidak punya baju ( kata itu dia mengatakan dengan tegas kepada ular beludak yg datang itu). Maka dengan itu, kami dari agen perubahan papua kedepan kepada presiden Republik Indonesia bernama JOKO WIDODO bahwa berikan kami menentukan nasib sendiri bagi bangsa papua barat supaya kedepannya aman, nyaman dan efektif kawan.

Saya katakan dengan jujur kepada kawan presiden Indonesia itu karena saya tau bahwa didalam tangan Tuhan kita bersaudara tetapi ideologi kita dua sangat berbeda jauh kawanku... Wasallam.....

Oleh : Biro Humas KNPB Wilaya Makassar

TERTIPU


Pertama kau datang
jasadmu
seperti lingkaran cahaya yang memandu kegelisahan
aku menanam mimpi berhari-hari
menikahi keindahan bersamamu

Saat galau mengancam setiap detik
kaulah malaikat cinta
memeluk
mendekap
mengusir dingin yang bekukan langit

Tak ada nafas tanpa tanpa desau anginmu
yang datang mengincar jejak kakiku
Tak ada ruang tanpa sombongmu
terbang kelangit tinggi
berayun
menari-nari di awan biru


Sampai pada ketinggian atmosfir mimpi
aku terjatuh
tersungkur bersama darah yang gelap menghitam
nafasku menjadi apoi yang membakar persendian

Kali ini aku tersadar
engkau menipuku.

PACARKU BANDAR NARKOBA


kita putus saja
daripada hidup menikam cinta yang kurajut
sebab kawanmu adalah belati tajam mengkilat
setiap detik mengancam
lalu pada saatnya menguliti hidup dan harapan
harapan kita

aku terlelap dalam rumah janji kita
tentang seribu hektar taman bunga
tempat kumbang-kumbang menari
kupu-kupu putih mencumbu putik mawar
lalu wanginya menyeberangi sungai-sungai waktu

kita putus saja
sementara kau kencani mayat-mayat yang terlempar kedalam hidupmu
tak ada biru langitku













MASA MUDA


Masa muda
Api yang menyala
Ia mampu menerangi kegelapan malam gulita.
Tempat di mulainya perjalanan
Mendaki tangga perjuangan
Satu - persatu lalu sampai akhirnya di bukit kemenangan

Masa Muda
Menjadi arena pergulatan citra
Kalah menang berproses dalam didikan waktu
Peluh adalah sahabat
Keletihan adalah obat
Lalu karya menjadi buah yang manis bagi seorang gadis

Masa muda
Menjadi sebuah pedang yang terhunus
Menantang setiap aral
Menakuti kesombongan
Luka menjadi goresan tanda kegagahan

Masa Muda
Himpunan doa dan keyakinan
Akan esok yang indah untuk kau genggam
Jangan biarkan berlalu dengan kenangan
Akan tangisan kematian seorang pemuda
Yang over dosis oleh Narkoba

ENGKAU HARUS BERANI


Atas nama beribu rasa sakit yang mengancam cinta
Engkau harus berani menepis debu
yang menepel di wajahnya
apakah debu itu bernama ekstasi, daun ganja

dan segala macamnya
yang telah membunuh jutaan ummat manusia
dan saat ini mengintai generasi kita
Genggam erat bendera itu

dan tancaplah diatas bukit bukit batu
kepalkan tinjumu dan berteriakklah dengan lantang
bahwa engaku pemuda pemberani
yang pasti sanggup berkata

tidak
untuk bujuk rayunya
inilah jalan lurus menuju taman-taman wangi
tempat di tumbuhkannya kembang mawar dan

bunga matahari
ketika sore akan tiba
letakan lelahmu

dan biarkan kaki mu melangkahi kesunyiannya
karena hari yang kian tua.
Engaku harus berani

 
Mendukung : Dibuat oleh | Wuduwou News | Abaimaida City
Copy © 2017. Wuduwou News Seluruh Hak Cipta
Abaimaida Gembira Abaimaida Gembira Diterbitkan Oleh Siaran Abaimaida
Didukung Oleh Lintas Abaimaida