HOME »

SETETES EMBUN


Bunda
Kasihmu menjadi bulan ditengah malam yang gulita
kemesraan waktu terpancar dalam kata penuh cinta
memelukku ketika badai menghantam di luar jendela
dan hujan mengirim rindu seperti bunga -bunga yang tumbuh
sewaktu pagi menjemput

Bunda
Pada saat pagi dimusim kemarau tiba
debu-debu ditidurkan beribu tetes embun
tadi malam
seperti itulah beribu bahkan berjuta tetes embun membasahi
kekeringan jiwaku
tetesan embun dari kasih tiada tara
dari ikhlasmu

Bunda
kini aku terdampar disini
beratus hari dari kemesran kita yang di renggut narkoba
hatiku dicincang oleh mimpi akan damai tanpa kasih bunda
aku telah tertipu.

Bunda maafkan aku
esok jika kembali
aku janji untuk bersujud memohon ampun di kakimu
Bagikan Artikel Ini :

Posting Komentar

 
Mendukung : Dibuat oleh | Wuduwou News | Abaimaida City
Copy © 2017. Wuduwou News Seluruh Hak Cipta
Abaimaida Gembira Abaimaida Gembira Diterbitkan Oleh Siaran Abaimaida
Didukung Oleh Lintas Abaimaida